Diserang Roket, Saudi Kumpulkan Pasukan di Perbatasan Yaman

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 12 Mei 2015 08:50 WIB
Share :

RIYADH - Arab Saudi dilaporkan telah menambah sejumlah besar pasukannya di perbatasan Yaman. Meski demikian, sempat terjadi tembak menembak roket dengan kelompok Houthi sehari sebelum gencatan senjata mulai dijalankan.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan bahwa pasukan mereka telah mencapai Najran dan akan menempati garis depan di perbatasan Yaman. Besarnya pasukan yang dimaksud tidak dijelaskan secara detail, namun disebutkan dalam pasukan itu terdapat persenjataan yang dapat digunakan untuk bertempur di daerah pegunungan.

Pada Senin 11 Mei 2015, pertempuran semakin sengit terjadi hanya beberapa jam sebelum berlakunya gencatan senjata lima hari yang telah disepakati.

“Pertempuran semakin sengit sejalan dengan semakin dekatnya waktu gencatan senjata yang akan berlaku dalam 24 jam. Kelompok Houthi semakin meningkatkan aktivitasnya di sepanjang perbatasan yang membuat Saudi mengintensifkan serangan udara,” demikian dilaporkan reporter Al Jazeera, Mohamed Vall, Selasa (12/5/2015).

Kelompok Houthi menembakkan roket dan mortir ke wilayah Arab Saudi di Jizan dan Najran, setelah serangan roket Saudi menghantam Provinsi Saada dan Hajjah. Dinyatakan satu orang warga Saudi tewas, dan empat orang terluka dalam serangan di Najran. Seminggu sebelumnya serangan roket serupa di Najran dikabarkan menewaskan beberapa warga. Arab Saudi.

Gencatan senjata lima hari yang disetujui oleh kedua belah pihak akan berlaku hari ini. Persetujuan ini disepakati agar bantuan kemanusiaan dapat masuk dan diberikan kepada rakyat Yaman. Namun, sekelompok lembaga bantuan internasional menuntut perpanjangan masa gencatan senjata. Sebab, menurut mereka jangka lima hari tidaklah cukup untuk menyalurkan bantuan.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya