Menghilang Sejak 1982, Ini Jejak Jalur Kereta Api Madiun-Ponorogo

, Jurnalis
Jum'at 18 Desember 2015 11:34 WIB
Di wilayah ini pada 1982 tertanam jalur rel kereta api jurusan Madiun-Ponorogo, sekarang tertimbun halte (foto: Madiunpos)
Share :

MADIUN – Sebagian besar rel jalur kereta api jurusan Madiun-Ponorogo di wilayah Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim) yang terakhir digunakan pada tahun 1982 telah terkubur bangunan permukiman. Namun jalur besi yang sudah menjadi sejarah Madiun itu bisa kembali hidup jika sewaktu-waktu Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghendaki.

Berdasarkan penelusuran Madiunpos.com atas sejarah Madiun itu, bekas rel percabangan jalur menuju Ponorogo di timur Stasiun Besar Madiun masih dalam kondisi baik. Namun, tidak terlalu jauh, tepatnya di ujung Jl. Ploso, Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, rel tidak lagi bisa terlihat karena telah tertimbun aspal dan permukiman warga.

Salah seorang warga RT 009/RW 002 Kelurahan Oro-oro Ombo, Tomo, 52, mengatakan bekas rel jalur kereta api jurusan Madiun-Ponorogo dari arah Stasiun Besar Madiun tidak lagi bisa terlihat mulai dari bangunan Pos Kamling RT 009/RW 002 Kelurahan Oro-Oro Ombo. Menurut dia, bekas rel yang sudah jadi sejarah Madiun itu mulai ditindih dengan tanah atau bangunan rumah sejak 20 tahun silam.

Halte Kota

Seorang warga RW 006 Kelurahan Oro-oro Ombo, Endro Winarto, 60, mengonfirmasi Halte Kota jalur kereta api jurusan Madiun-Ponorogo berada di Jl. Pudak yang bangunannya saat ini telah menjadi gudang milik sebuah CV. Menurut dia, bangunan Halte Kota tersebut telah mengalami perubahan drastis sejak dimanfaatkan masyarakat atau pihak tertentu.

“Dulu saya sering naik kereta ke Ponorogo lewat sini [Halte Kota]. Sudah lama tidak digunakan lalu berubah fungsi menjadi gudang. Bangunannya [Halte Kota] tentu sudah berubah. Di belakang [Halte Kota] malah sekarang sudah dibangun rumah-rumah baru. Rel kereta api yang keluar dari Halte Kota sudah tidak bisa dilihat,” jelas Endro.

Tidak jauh dari bangunan yang dikabarkan pernah menjadi Halte Kota, sebagian rel bekas jalur kereta api jurusan Madiun-Ponorogo kembali bisa dilihat, yakni muncul di badan Jl. Diponegoro masuk ke Jl. Halmahera, Kelurahan Oro-oro Ombo. Namun, bekas rel lagi bisa ditemukan di sepanjang Jl. Halmahera yang tekah dipenuhi rumah penduduk. Hanya sedikit rel kembali tampak di seberang rumah pencipta lagu Hymne Guru, Alm. Sartono di ujung Jl. Halmahera.


Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya