Menghilang Sejak 1982, Ini Jejak Jalur Kereta Api Madiun-Ponorogo

, Jurnalis
Jum'at 18 Desember 2015 11:34 WIB
Di wilayah ini pada 1982 tertanam jalur rel kereta api jurusan Madiun-Ponorogo, sekarang tertimbun halte (foto: Madiunpos)
Share :

Halte Patoman

Setelah mengikuti jalur ke arah selatan hingga simpang empat Jaitan atau Tugu Jeruk, bekas rel jalur kereta api jurusan Madiun-Ponorogo kembali terpantau. Jalur rel tersebut berbelok ke arah barat masuk Jl. Jenderal Sudirman. Berdasarkan peta Madiun tahun 1918, terdapat Halte Patoman di sisi utara Jl. Jenderal Sudirman tidak jauh dari Tugu Jeruk, tetapi sudah tidak tampak bekasnya.

Nasib serupa Halte Patoman menimpa pula Halte Prapatan yang telah berubah menjadi bangunan pertokoan di sekitar toko oleh-oleh Mirasa. Bukan hanya bangunan halte, bekas rel jalur kereta api jurusan Madiun-Ponorogo di Jl. Jenderal Sudirman itu telah menyatu dengan jalan raya. Keberadaan bekas rel kereta api berada agak di tengah Jl. Jenderal Sudirman.

Kembali menyaksikan peta Madiun tahun 1917, rel jalur kereta api bercabang menjadi dua saat akan memasuki Alun-Alun Kota Madiun. Rel jelur kereta api pertama lurus hingga ke arah Kauman, sedangkan yang kedua berbelok ke selatan menuju Jl. Agus Salim. Bekas jalur yang menuju ke Kauman diprediksi menuju ke gudang karena tidak adanya bekas halte yang ditertera di peta.

Sementara itu, rel jalur kereta api yang menuju Pasar Besar Madiun juga tidak lagi tampak bekasnya. Berdasarkan peta Madiun tahun 1917, lokasi Halte Pasar Besar atau dulu disebut Halte Passar Besar tersebut berada di selatan bangunan pasar dan di utara lokasi kediaman Letnan Cina yang saat ini telah berubah menjadi Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Madiun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya