“Kerasnya hidup di Jakarta lebih horor dari teroris,” tulis @Apoukz.
“Eh, ada bom, ya? Iya, pak. Satenya dong pak. Oke, mas,” tulis @miftalogic menggambarkan ilustrasi percakapan yang terjadi antara penjual sate dan pembelinya.
Ada dua kejadian diduga terkait terorisme di Jakarta, Kamis. Dua kejadian tersebut adalah ledakan bom di Sarinah, Thamrin dan baku tembak di Palmerah. Akibat dua insiden tersebut, muncul pelbagai tanda pagar (tagar ) di media sosial, yaitu #PrayForJakarta, #KamiTidakTakut, #SaveCheckJKT, dan #WeAreNotAfraid.
Hingga berita ini diturunkan, ada delapan korban dalam insiden ledakan bom Sarinah, Thamrin dan baku tembak Palmerah, Jakarta. Korban tersebut adalah lima anggota kepolisian dan tiga warga sipil.
(Amril Amarullah (Okezone))