Makan Korban, Warga Pasang Tong di Lubang Jalan

Agregasi Solopos, Jurnalis
Senin 28 Maret 2016 12:32 WIB
Warga sengaja menaruh tong yang dilapisi kain putih di tengah jalan berlubang (foto: solopos)
Share :

SUKOHARJO – Sejumlah warga Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura memasang tong yang ditutupi kain mori di sekitar lubang jalan di Jl. Indronoto, Kartasura, Sukoharjo. Lubang jalan berdiameter sekitar 2,5 meter itu kerap membuat pengendara sepeda motor terjatuh.

Pantauan solopos.com, Minggu kemarin, lubang jalan itu berada di belakang Luwes Kartasura tepatnya di depan Makam Mangkuyudan, Desa Ngabeyan. Lubang jalan itu cukup dalam dan lebar sehingga sangat mengganggu para pengguna jalan. Saat turun hujan lebat, lubang jalan tak terlihat lantaran dipenuhi genangan air. Tak pelak, para pengendara sepeda motor yang melaju kencang dipastikan terjungkal saat terperosok lubang jalan.

Padahal, lubang jalan itu baru saja ditambal oleh instansi terkait pada Januari lalu. Kini, kondisi lubang jalan makin parah terutama selama musim penghujan. Aspal jalan merekah perlahan-lahan dan mengakibatkan lubang jalan makin melebar.

Seorang warga Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Sarwono, mengatakan pengendara sepeda motor sering terjatuh saat terperosok lubang jalan terutama pada malam hari. Mereka tak melihat ada lubang jalan yang menganga lebar.

“Kali terakhir pengendara sepeda motor terjatuh pada Jumat lalu. Kondisi jalan cukup sepi sehingga para pengendara sepeda motor kerap melaju dengan kecepatan tinggi. Tahu-tahu terdengar benturan benda keras dan suara minta tolong,” kata dia, saat ditemui solopos.com di wilayah Desa Ngabeyan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya