Pemecatan Fahri Hamzah Bentuk Kemunduran PKS dalam Berpolitik

Arief Setyadi , Jurnalis
Selasa 05 April 2016 16:50 WIB
Fahri Hamzah (Foto: Ilustrasi)
Share :

JAKARTA - Pemecatan terhadap Fahri Hamzah dari keanggotaannya di Partai Keadilan Sosial (PKS) menunjukan kemunduran dalam berpolitik. Seharusnya, PKS bisa membimbing kadernya jika memang dianggap bermasalah.

"Sangat setuju bahwa itu merupakan kemunduran dalam berpolitik. Karena partai yang lagi adem ayem tiba-tiba dibikin gaduh," ujar pengamat politik Hendri Satrio kepada Okezone, Selasa (5/4/2016).

Menurut pengamat asal Universitas Paramadina itu, pemecatan akan mencoreng partai berlambang bulan sabit kembar karena persoalan ini justru menjadi pukulan telak bagi pengurus PKS yang baru. "Justru ini pukulan telak bagi pengurus PKS yang baru. Enggak bisa atur kader terus dibuang deh," katanya.

(Baca juga: Fahri Hamzah Masih Dianggap Pimpinan DPR)

Hendri pun mensinyalir ada kepentingan yang yang dituju dari pemecatan Fahri. Yakni, kursi kabinet yang memang sekarang ini sedang kencang-kencangnya isu reshuffle. "Mungkin ini jadi syarat buat PKS bila ingin masuk kabinet. Makanya enggak boleh ada kader yang kritis," pungkasnya.

Fahri Hamzah diketahui dipecat oleh DPP PKS melalui sidang Majelis Tahkim. Surat pemecatan Fahri sendiri sudah ditandatangani oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Fahri yang tak terima dengan pemecatan karena alasannya dan prosedurnya yang tak jelas, dirinya pun mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya