Ia menambahkan, selama menjadi anak magang di lingkungan Pemprov DKI, banyak orang yang menaruh curiga kepada Sunny karena merupakan anak Dirut Artha Graha. Namun, lanjut Ahok, kinerja Sunny selama magang dapat dipertanggungjawabkan.
"Dulu ada orang curiga, ini ada anak Dirut Artha Graha ikut magang ke sini. Saya gimana curiga sama dia, dia yang mendesain ngotot bapak enggak boleh kurang dari 15 persen (soal Raperda Zonasi-Red). Dengan kontribusi itu, semua LRT bisa selesai tanpa APBD. Kamu curiga enggak sama anak yang ngomong kaya gitu?" sambung Ahok.
"Terus kamu jangan mundur, Pak. Kalau Bapak kasih Koefisiensi Luas Bangunan (KLB) perusahaan besar nolak, Realestat Indonesia (Rei) nolak. Terus dia kasih hitungan ke saya, bohong Pak, mereka gertak Bapak. Ini hitungannya udah benar. Udah baik hati bapak ada tim kaji sebegitu. Sekarang saya dapat Rp4 triliun lebih dari KLB, saya Jumat resmiin Semanggi, groundbreaking dan itu semua duit KLB," pungkasnya.
(Susi Fatimah)