Keadaan itu diperparah dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung, sehingga tidak terjadi proses fotosintesis di keramba. "Jadi tidak ada kaitannya dengan program penertiban keramba dari Pemkab Simalungun yang akan menjadikan Haranggaol sebagai tujuan wisata," ujar Jarinsen.
Pemkab Simalungun bersama masyarakat, khususnya peternak melakukan pembersihan perairan Danau Toba dari ikan-ikan yang mati untuk dikubur.
Seorang peternak ikan, Sudung Siallagan (38) mengatakan, kematian ikan ternakan terjadi satu minggu lalu. Dalam kurun tiga hari, terjadi kematian massal yang menimbulkan kebingunan dan kerugian bagi para peternak ikan.
(Fransiskus Dasa Saputra)