nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Air Sungai Ngrancah Jadi seperti Susu, Ribuan Ikan Mati Mendadak

Kuntadi, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 14:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 12 510 2167332 air-sungai-ngrancah-jadi-seperti-susu-ribuan-ikan-mati-mendadak-Kr4CCdRcFn.jpg Sungai tercemar membuat ribuan ikan mati mendadak (Foto : Koran Sindo/Kuntadi)

KULONPROGO - Sungai Ngrancah yang terletak di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kulonprogo tercemar. Air sungai yang biasanya berwarna jernih ini berubah menjadi keruh seperti susu. Akibatnya, ribuan ikan lemas dan ditemukan mati mengambang.

Salah seorang warga, Prastowo mengaku selama ini air di Sungai Ngrancah selalu jernih. Sungai ini berada persis di bawah pintu air dan saluran pembuangan dari Waduk Sermo. Lokasi ini menjadi tempat favorit bagi warga untuk memancing karena ikannya cukup besar-besar.

“Biasanya jernih, ini keruh kayak air susu atau air beras,” ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Tercemarnya air sungai itu baru diketahui warga pagi tadi. Sebelumnya pada Sealsa sore, air masih normal. Akibat tercemar, ikan banyak yang mati dan menggelepar. Warga sekitar pun berdatangan untuk menangkap ikan tersebut.

“Penyebabnya apa kita tidak tahu, tapi seperti keracunan dan ikan banyak yang mati,” jelasnya.

Ikan dari ukuran kecil hingga besar banyak yang keracunan dan lemas. Alhasil warga pun beramai-ramai menangkap ikan dari jenis sidat, melem, nila, red devil, hingga wader tawes.

“Sejak pagi beredar kabar banyak ikan mati, saya langsung ke sini untuk menangkap ikan,” ujar Ari Wibowo, salah seorang warga lainnya.

Ari sendiri mengaku datang untuk mencari ikan sudah terlambat. Sejumlah warga yang datang lebih awal mendapatkan ikan tanggapan relatif banyak. Menggunakan alat penangkap seperi seser, warga tinggal menangkap ikan yang mengambang dan menggelepar di permukaan air. Sedangkan ikan-ikan yang ukurannya kecil hanya dibiarkan dan tidak diambil.

Baca Juga : Zulhas: Oposisi Tagline-nya PKS, Kalau Masuk Merugikan Kita

Ari mengaku datang untuk ikut menangkap ikan. Lokasi ini kerap menjadi tempat untuk memancing, karena lokasinya teduh dan ikannya banyak.

“Pagi tadi mendengar ikan di sini keracunan, saya langsung ke sini untuk menangkap ikan,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulon Progo, Jumantoro menduga matinya ikan dan tercemarnya air di Sungai Ngrancam berasal dari kebocoran bak penampungan poly alumunium chloride (PAC) atau biasa dikenal dengan tawas.

Bahan ini biasa dipakai untuk menjernihkan air PDAM dari pengolahan air bersih yang ada di Waduk Sermo. “Kita langsung melakukan perbaikan pada saluran penampungan PAC,” jelasnya.

Untuk menetralisir kandungan tawas yang ada di Sungai Ngrancah, PDAM juga langsung membuka pintu air untuk menetralisir kandungan PAC.

Menurutnya, Jumantoro menengarai matinya ikan ini tidak lepas dari debit dari pintu air Sermo yang sagat minim. Pasca ikan mati, aliran air sengaja dibuka dan debitnya cukup kencang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini