BENGKULU - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memaparkan bahwa saat ini pelaku kekerasan terhadap perempuan sudah mulai dilakukan anak-anak. Begitu juga dengan penyalahgunaan narkoba. Bahkan, saat ini terdapat permen yang diduga mengandung narkoba.
“Update terbaru ada permen yang mengandung narkoba,” ujar Khofifah, saat menghadiri deklarasi Anti Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, di DPW Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bengkulu, Jumat (17/6/2016).
Ia menuturkan bahwa harga jual permen yang diduga mengandung narkoba sebesar Rp 1.000, dengan kemasan permen yang menarik. Sehingga memancing anak-anak untuk membeli permen tersebut. “Cara ini untuk merusak generasi bangsa,” lanjut dia.
Dalam deklarasi Anti Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, di DPW Lembaga Dakwa Islam Indonesia, diikuti sedikitnya 500 kader dari 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.
(Rachmat Fahzry)