Dalam peristiwa tersebut Sulianta juga menjadi korban, kakinya mengalami luka. Beruntung si bungsu dan sang istri tidak mengalami luka. "Kaki hanya lecet, tidak tahu kenapa," ujarnya.
Menjadi korban peristiwa ambruknya jembatan kuning, pihak Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan bantuan kepada keluarga Sulianta berupa uang. "Ada tadi pagi Pak Bupatinya ke rumah, ada bantuan besarnya belum tahu. Beliau sudah datang," tuturnya.
Rencananya, jasad kedua anaknya itu akan dikremasi pada Rabu 19 Oktober 2016.
(Feri Agus Setyawan)