Trump: Partai Demokrat Lengah sehingga Data Mudah Diretas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2017 00:02 WIB
Presiden AS terpilih Donald Trump (Foto: Jonathan Ernst/Reuters)
Share :

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald John Trump kembali menyuarakan keraguannya bahwa peretas asal Rusia berupaya mempengaruhi jalannya pemilihan presiden (Pilpres) 2016 untuk kepentingan dirinya. Pria berusia 70 tahun itu malah menyalahkan Partai Demokrat yang lengah sehingga basis data mereka mudah diretas.

Ribuan dokumen dicuri dari Panitia Konvensi Nasional Partai Demokrat (DNC) dan Ketua Tim Pemenangan Hillary Clinton, John Podesta. Dokumen-dokumen tersebut kemudian dibocorkan ke publik hanya beberapa pekan jelang Pilpres AS 2016. WikiLeaks dituduh sebagai peretas dan pembocor. Pendiri WikiLeaks Julian Assange menolak tuduhan tersebut.

“Julian Assange mengatakan seorang remaja berusia 14 tahun saja bisa meretas akun e-mail Podesta. Mengapa DNC begitu lengah? Dia (Assange) juga mengatakan bukan Rusia yang memberinya informasi tersebut!” kicau Donald Trump di akun Twitter, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (5/1/2017).

“Seseorang meretas DNC, tetapi mengapa mereka tidak memiliki sistem pertahanan peretasan seperti milik Panita Konvensi Nasional Partai Republik (RNC)? Mengapa mereka tidak merespons terhadap hal buruk yang mereka lakukan sendiri? Standar ganda! Media, seperti biasa, memberi mereka panggung,” sambung pengusaha properti tersebut.

Donald Trump sendiri dijadwalkan menerima pengarahan dari pejabat badan intelijen negara mengenai isu peretasan tersebut pada Jumat 6 Januari 2017. Namun, politikus Partai Republik itu menduga pengarahan sengaja ditunda agar para pejabat intelijen memiliki banyak waktu untuk menuturkan versi mereka sendiri.

“Pengarahan dari intelijen untuk ‘pembajakan Rusia’ ditunda hingga Jumat 6 Januari, mungkin akan ditunda lebih lama untuk menyampaikan versi mereka. Sangat aneh!” sebut Trump. Pernyataan tersebut dibantah seorang pejabat badan intelijen yang menyatakan pertemuan memang sudah dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya