Share

Joe Biden: Saya Beruntung Jika Kembali Melawan Trump

Agregasi VOA, · Sabtu 26 Maret 2022 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 18 2568046 joe-biden-saya-beruntung-jika-kembali-melawan-trump-AJjM9qSSxK.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto : Reuters)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan pada Kamis 24 Maret 2022, bahwa ia akan merasa senang jika lawannya pada pemilu 2024 mendatang adalah Donald Trump. Jika hal tersebut terlaksana, itu akan menjadi ulangan dari pertarungan yang terjadi pada pemilu 2020.

Dalam “pemilihan berikutnya, saya akan sangat beruntung jika saya menghadapi orang yang sama yang melawan saya,” kata Biden kepada para wartawan ketika menghadiri KTT NATO dan G7 di Brussels.

Biden jarang berbicara tentang prospeknya untuk masa jabatan kedua dan muncul spekulasi bahwa dia mungkin tidak akan mencalonkan diri lagi. Dia akan berusia 81 tahun pada masa pemilihan dan 86 pada akhir masa kepresidenannya, jika terpilih kembali.

Namun, ketika ditanya dalam jumpa pers tentang prospek bahwa seseorang seperti Trump dapat menggantikannya dalam dua tahun, Biden mengindikasikan bahwa skenario itulah yang memotivasi dirinya untuk tetap menjabat.

Trump, yang kalah pada pemilu 2020 setelah menjabat hanya satu periode, telah berkampanye dengan klaim bahwa dia memenangkan pemilihan dan tidak merahasiakan bahwa dia ingin kembali ke Gedung Putih.

Biden merujuk pada kerusuhan 6 Januari tahun lalu yang dilakukan oleh para pendukung Trump di mana mereka menyerbu gedung Kongres setelah Trump mengatakan kepada mereka bahwa terdapat kecurangan dalam pemilu yang sudah berlangsung.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa Biden berada dalam posisi lemah karena inflasi yang mencapai rekor dalam beberapa dekade telah menurunkan tingkat kepercayaan pada kinerjanya. Selain itu, janjinya untuk menyembuhkan polarisasi politik yang parah di Amerika dianggap gagal.

Partai Demokrat kini menghadapi perjuangan berat untuk mempertahankan kendali di Kongres dalam pemilihan paruh waktu pada November mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini