Sumber: Twitter Women's March London
Warga London lainnya, Mary Bennett, mengaku hadir untuk menunjukkan "simpati kecil" kepada para korban teror di London.
"Saya di sini untuk menunjukkan bahwa dalam cara yang hening kami melanjutkan hidup, melakukan apa pun dan ke mana pun yang kami inginkan di London. Ini adalah kota saya," ujar pensiunan pegawai kesehatan tersebut.
Rabu 22 Maret, Khalid Masood menabrakkan kendaraannya yang dipacu dalam kecepatan tinggi kepada orang-orang di Jembatan Westminster, London. Ia juga menusuk seorang polisi hingga tewas. Empat orang meninggal dunia dalam insiden teror di London tersebut, dan puluhan orang lainnya terluka. Masood pun langsung ditembak mati di tempat kejadian oleh polisi.
(Rifa Nadia Nurfuadah)