451 Polisi Dikerahkan, Begini Skema Pengamanan May Day di Denpasar

, Jurnalis
Senin 01 Mei 2017 12:35 WIB
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

DENPASAR - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar mengerahkan 451 personel untuk mengamankan aksi para buruh serangkaian Hari Buruh Sedunia atau May Day yang dipusatkan di dua lokasi berbeda di Bali.

"Pengamanan masih seperti biasa kami kerahkan 451 orang dan peralatan keamanan," kata Wakil Kepala Polresta Denpasar Ajun Komisaris Besar I Nyoman Artana ditemui di depan Kantor Gubernur Bali di Renon, Denpasar, Senin (1/5/2017).

Menurut Artana, ratusan polisi itu terdiri dari beberapa unsur di antaranya Satuan Lalu Lintas, Narkoba, Dalmas, Sabhara, Intel dan petugas terkait lainnya dibantu petugas dari Polsek Denpasar Barat dan Denpasar Timur.

Selain dipusatkan di Renon, aksi serangkaian Hari Buruh juga dilaksanakan di Lapangan Lumintang Denpasar. Artana menjelaskan aksi buruh di Lumintang digelar dengan jalan santai, senam bersama dan panggung hiburan yang dimulai pukul 06.00 Wita.

Sementara itu aksi unjuk rasa digelar ratusan pekerja yang menamakan dirinya Aliansi Buruh Bali Bersatu di depan kantor Gubernur Bali di Renon Denpasar menuntut penghapusan sistem kontrak dan outsourcing. Para pekerja tersebut sebagian besar merupakan pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja di sektor perhotelan, jasa dan gabungan serikat pekerja lain di Bali.

Dengan mengenakan pita merah bertuliskan "Berani Berjuang Pasti Menang" yang diikatkan di kepala, para buruh berjalan kaki dari Lapangan Timur Bajra Sandi Renon mengitari lapangan hingga berorasi di depan kantor Gubernur Bali yang telah dijaga ketat aparat kepolisian yang membentuk barikade.

Koordinator lapangan, Rai Budi menjelaskan dengan upah minimum provinsi mencapai Rp1,9 juta, kondisi pekerja di Bali menghadapi ketidakadilan karena hanya dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya