Penyebar Hoax Terkait Teror Polda Sumut Jadi Tersangka

Erie Prasetyo, Jurnalis
Selasa 04 Juli 2017 15:22 WIB
Ilustrasi hoax (Foto: Ist)
Share :

MEDAN - Subdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut mengamankan laki-laki bernama Surya Hardianto (32) warga Jalan Pertahanan Gang, Desa Tadukan, Kabupaten Deliserdang pada Senin 3 Juli 2017.

Setelah menahan dan melakukan interogasi terhadap Surya, penyidik Cyber Crime akhirnya menetapkan pria tersebut sebagai tersangka karena melanggar UU ITE, Selasa (4/7/2017).

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, penangkapan Surya berdasarkan laporan informasi Nomor: R/LI-114 / VII/ 2017/Ditreskrimsus tanggal 01 Juli 2017 tentang dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.

"Pemilik akun Facebook Surya Hardianto telah mem-posting berita yang berisikan kalimat yang tidak benar atau bohong dengan menggunakan handphone Samsung Duos Galaxy V model SM –G313HHZ," ujar AKBP MP Nainggolan.

"Pernyataan tidak benarnya itu telah menyinggung institusi Polda Sumut dan juga pihak keluarga anggota Polri yang menjadi korban pembunuhan terorisme di Polda Sumut," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan, Surya diduga mem-posting teror hoax di Mapolda Sumut terkait utang piutang pada Selasa 27 Juni 2017 sekira pukul 15.00 WIB di rumahnya melalui media sosial Facebook dengan nama akun Surya Hardyanto (Akhuna Surya) dengan foto dirinya sendiri.

Isi dari kalimat dan pernyataan yang dibuat Surya adalah, “sedikit informasi saja, kebetulan rumah orangtua saya tidak jauh dari Mapolda Sumut, kebetulan saat berkunjung ke kediaman orangtua, saya dapat kabar bahwa peristiwa di Mapolda itu karena masalah utang piutang dan pembunuh dan korban sama-sama non-muslim warga di sekitar Mapoldasu saja heran, kenapa berita di TV jadi terkait masalah teroris…… Wallahu a’alam”.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya