Ketika berada di Negeri Paman Sam, Kim pun menulis buku Without You, There Is No Us pada 2014. Judul buku itu diambil dari salah satu lirik lagu Korea Utara di mana kata You (Anda) dalam lagu itu didedikasikan untuk ayah Kim Jong-un, Kim Jong-il.
Dengan semakin memanasnya situasi di Semenanjung Korea, Kim menyatakan kekhawatiran utamanya saat ini. “Intervensi (Militer) tidak akan berguna karena kekuatan nuklirnya. Saya kira itu harus terjadi terjadi dalam menuangkan informasi ke Korea Utara dalam kapasitas apa pun,” tuturnya.
“Tapi kemudian populasi di sana merupakan korban ideologis kultus. Bahkan jika Pemimpin Tertinggi sudah tidak ada, bentuk kediktatoran lainnya akan menggantikannya. Setiap jalan adalah malapetaka. Saya ingin menawarkan solusi namun semuanya mengarah ke jalan buntu,” tambah Kim.
(Emirald Julio)