JAKARTA - PDI Perjuangan berpeluang untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali maju di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Namun, segala aspek terus menjadi bahan pertimbangan bagi PDIP sebelum memastikan Ganjar akan diusung.
Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan adalah kerap disebutnya nama Ganjar dalam dugaan korupsi pengadaan E-KTP. Dalam surat dakwaan jaksa KPK terhadap dua terdakwa, Irman dan Sugiharto, Ganjar disebut menerima suap sebesar 520.000 dollar AS dalam kasus korupsi e-KTP. Penerimaan itu terjadi saat Ganjar masih menjadi pimpinan di Komisi II DPR RI.
"Bahwa Ganjar masih yang utama iya, tapi kan kita lihat seperti apa elektabilitas, popularitasnya, ramainya berita-berita e-ktp ini mengganggu apa enggak," ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan saat dihubungi Okezone, Sabtu (14/10/2017).
Menurut Trimedya PDIP selalu bekerjasama dengan kepolisian atau kejaksaan utnuk mengecek rekam jejak kadernya yang ingin maju di Pilkada. Sehingga, pemberitaan tentang e-KTP yang menyeret nama Ganjar juga akan menjadi perhatian PDIP untuk menentukan keputusannya.