JAKARTA - Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan menggunakan nama Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto untuk menyuap Dirjen Hubla Kemenhub non-aktif, Antonius Tonny Budiono. Adiputra menyuap Tonny Budiono lewat ATM yang mengatasnamakan Joko Prabowo.
Nama Joko Prabowo sengaja dipilih oleh Adiputra Kurniawan yang merupakan singkatan dari Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Sebagaimana hal itu dibeberkan Adiputra Kurniawan saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.
"Kalau nama Joko Prabowo diambil pada saat pemilihan pemilu. Dulu ada calonnya Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Jadi nama saya buat Joko Prabowo," kata Adiputra, Kamis (21/12/2017).
Sebelumnya, Dirjen Hubla Kemenhub non-aktif, Antonius Tonny Budiono mengakui telah menerima uang dalam bentuk ATM dari Adiputra Kurniawan. Kata Tonny, uang sebesar Rp2,3 miliar diberikan Adiputra dalam bentuk ATM yang mengatasnamakan Joko Prabowo.
"Waktu datang pada Agustus 2016, dia (Adiputra) serahkan kartu ATM dengan buku tabungan atas nama Joko Prabowo yang kemudian diberikan nomor pinnya," kata Tonny di Pengadilan Tipikor, Senin, 18 Desember 2017.