"Perahu tersebut bolak-balik. Pertama mengakut enam orang, kemudian balik lagi ke lokasi untuk mengangkut petani lainnya yang masih berada di pulau tersebut," kata dia.
(Baca Juga: Perahu Tenggelam di Waduk Cirata Diduga Akibat Kelebihan Muatan)
Jadi, kata dia, insiden ini menimpa warga yang diangkut kedua kalinya. Jumlahnya 15 orang. Karena, yang enam orang sudah terlebih dahulu sampai ke seberang. Pihaknya menduga, nahkoda kapal air ini memaksakan untuk memuatkan 15 penumpang yang tersisa itu dalam satu kali jalan. Sehingga, perahu yang ditumpangi kelebihan muatan.
"Mungkin tadinya mau tiga kali balikan. Tapi, karena cuaca tidak mendukung, mereka terpaksa diangkut sekaligus," jelas dia.
Sementara itu, Okezone sempat mencoba mencari tahu terkait kronologis pasti dari kejadian ini. Yakni, dengan memintai keterangan dari sang nahkoda, Dana. Hanya saja, sampai saat ini Dana masih terlihat shock dan belum bisa menjelaskan apa-apa soal insiden ini.
(Fiddy Anggriawan )