BACA JUGA: Korut Eksekusi Penanggung Jawab Lokasi Uji Coba Nuklir
"Seluruh Amerika Serikat berada dalam jangkauan senjata nuklir kita dan sebuah tombol nuklir selalu ada di meja saya. Ini kenyataan, bukan ancaman," tegas anak pemimpin terdahulu Korut tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Korut menguji rudal balistik antarbenua dan melakukan uji coba nuklir keenam dan paling kuat pada September 2017. Hal tersebut dianggap bertentangan dengan sanksi internasional serta menimbulkan kekhawatiran akan adanya konflik baru di Semenanjung Korea.
Tak berhenti di situ, menjelang akhir November 2017 Pyongyang juga menguji rudal balistik antarbenua yang paling kuat (ICBM), yang diklaim mampu mengantarkan hulu ledak ke mana saja di daratan AS. Kim Jong-un pun menyatakan bahwa pasukan nuklirnya kini lengkap.
(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)