"Karena calon kepala daerah tidak semuanya memiliki niat dan komitmen untuk membangun rakyat, tapi hanya memanfaatkan partai untuk mencari kekuasaan," katanya.
(Baca juga: Kompak Kenakan Baju Hitam, Sekjen PDIP: Ini Bentuk Keprihatinan Kami)
(Baca juga: Ganjar Pranowo Kembali Dijagokan PDIP di Pilgub Jateng, Wakilnya Taj Yasin)
Menurut Megawati, ada figur-figur calon kepala daerah yang hanya memanfaatkan partai sebagai kuda tunggangan untuk menuju kursi kekuasaan dan setelah terpilih melupakan partai yang mengusungnya.
PDI Perjuangan, menurut Megawati, mencari orang-orang yang memiliki kemampuan memimpin dan komitmen menjadi pemimpin rakyat di daerahnya.