Survei Indo Barometer: Djarot-Sihar 26,0%, Edy-Ijeck 25,8%

Badriyanto, Jurnalis
Jum'at 23 Maret 2018 18:17 WIB
Pasangan calon di Pilkada Sumut 2018, Djarot-Sihar Sitorus dan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, menunjukkan nomor usai pengundian nomor urut di Medan, Sumut, 13 Februari 2018. (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djarot-Sihar) menempati posisi paling atas dalam survei Indo Barometer dengan perolehan suara 26,0% mengalahkan pesaingnya Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Edy-Ijeck) yang memperoleh 25,8%.

Hasil itu berbeda dengan tanpa menyertakan pasangan masing-masing, di mana Edy Rahmayadi memperoleh 22,8%, Djarot mendapatkan 21,5% saat berikan pertanyaan terbuka. Saat diberikan pertanyaan tertutup ternyata Djarot menempati posisi teratas yakni 27,8% dan ditempel ketat oleh Edy Rahmayadi.

"Dari simulasi pasangan calon, pasangan Djarot-Sihar memperoleh dukungan sebesar 26%, bersaing ketat dengan pasangan Edy-Ijeck yang memperoleh dukungan 25,8%, dan pasangan JR Saragih-Ance 8,4%," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat memaparkan hasil temuannya di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Dikatakan M Qodari, dari hasil survei Indo Barometer itu, hingga kini Pilkada Sumatera Utara berlangsung ketat karena masing-masing kandidat pasangan tidak ada yang menang secara signifikan. Kecenderungan pemilih juga berpotensi berubah seiring waktu karena pemilihan masih terhitung lama.

"Jadi persaingan di Sumatera Utara saat survei ini amat sangat ketat. Jadi, kita tidak tahu siapa yang akan menang nantinya," pungkasnya.

(Baca Juga: Survei Indo Barometer: Edy Rahmayadi Unggul Tipis dari Djarot di Pilgub Sumut)

Survei itu dilakukan pada 4-10 Februari 2018 dengan cara wawancara langsung terhadap 800 responden, menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sekadar diketahui, pasangan Edy-Ijeck diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Golkar, Hanura, dan Nasdem. Pasangan Djarot-Sihar didukung PDI Perjuangan dan PPP. Smentara JR Saragih-Ance yang diusung Demokrat dan PKB tidak lolos menjadi kontestan di Pilgub Sumut lantaran JR Saragih dililit kasus.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya