Sedikitnya 141 Orang Tewas Akibat Musibah Banjir Jepang

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 10 Juli 2018 15:31 WIB
Foto: AFP.
Share :

KURASHIKI – Tim penyelamat di Jepang melakukan pencarian dari rumah ke rumah untuk mencari korban musibah hujan deras yang disertai banjir dan longsor yang masih hidup. Pada Selasa,salah satu bencana cuaca terburuk di Jepang itu telah merenggut sedikitnya 141 nyawa dan dikhawatirkan masih akan bertambah seiring dengan semakin tipisnya harapan untuk menemukan korban yang masih hidup.

Hujan deras yang turun sejak pekan lalu telah berhenti dan banjir yang mulai surut memperlihatkan kerusakan yang telah meluluhlantakkan bagian besar wilayah barat negara itu. Banjir bahkan menenggelamkan satu distrik di Kota Kurashiki, salah satu daerah yang terkena dampak banjir terparah, dan memaksa warga naik ke atap sambil menunggu bantuan.

BACA JUGA: Korban Tewas Banjir Jepang Bertambah Jadi 122, Kemungkinan Temukan Penyintas Tipis

Pada Selasa pagi, tim penyelamat mendatangi satu per satu rumah warga dan berharap menemukan korban yang masih selamat atau jasad korban yang telah tewas.

"Ini yang kami sebut operasi grid, di mana kami memeriksa setiap rumah untuk melihat apakah ada orang yang masih terperangkap di dalamnya," kata seorang pejabat dari pemerintah prefektur Okayama yang dilansir AFP, Selasa (10/7/2018).

"Kami tahu ini berpacu dengan waktu, kami berusaha sekeras yang kami bisa."

Lebih dari 70.000 pekerja telah dikerahkan untuk menggali menembus banjir dan longsor yang telah mengubah lanskap di sebagian wilayah Jepang bagian tengah dan barat. Tetapi, setelah empat hari berlalu, harapan untuk menemukan korban yang masih hidup semakin menipis.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya