Kisah Korban Gempa Lombok Bertahan Hidup dengan Makan Daun dan Ikan Bekas

Demon Fajri, Jurnalis
Senin 13 Agustus 2018 05:01 WIB
Nenek korban gempa (kanan). (Foto: IZI)
Share :

Kepada Okezone, Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Wildhan Dewayana menceritakan bahwa Dusun Timur Tengah, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, merupakan daerah terparah akibat gempa 7,0 SR. Di sana permukiman penduduk, sarana pendidikan, masjid, dan fasilitas umum lainnya nyaris hancur 100 persen.

Salah satu warga di daerah itu pascagempa bahkan sempat bertahan hidup dengan mengonsumsi dedaunan serta ikan yang ada di bawah reruntuhan rumahnya. Sebab usai gempa, bantuan sama sekali belum ada di wilayah ini.

''Saya langsung cari beras waktu itu, supaya nenek bisa makan nasi,'' cerita Wildhan kepada Okezone, Minggu 12 Agustus 2018.

Warga yang memakan dedaunan dan ikan bekas di bawah reruntuhan tersebut, lanjut Wildhan, ditemui ketika menyusuri lokasi paling parah di Desa Dangiang. Ketika itu salah satu warga setempat sedang masak ikan. Saat ditanya, ikan tersebut diungkapkan diperoleh di bawah puing-puing rumah.

''Ikan itu didapat di bawah puing-puing rumahnya yang dia ingat memang masih menyimpan ikan sebelum gempa terjadi. Sebelumnya, ibu itu makan banyak daun-daunan di sekitar rumahnya. Ikan itu di makan dengan daun-daunan,'' paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya