"Tidak pernah mendengar sama sekali. Hanya sering mengeluh soal gulanya saja. Kemarin mendengar gulanya sangat tinggi, sampai 500," ujar Darmawan.
Sementara adik kandung Peter, Tineke yang masih terlihat syok, terus berada di samping peti jenazah sang kakak tercinta. Perempuan beranak dua itu bahkan sempat beberapa kali mengalami pingsan.
"Pak Peter dan adiknya, hanya dua bersaudara. Adiknya ini sudah lama tidak komunikasi. Makanya kemarin pas datang, minta-minta maaf di hadapan jenazah," kata Maryanti, istri Darmawan yang juga pengurus gereja.
Sebagai jemaat, kata dia, Peter jarang aktif dalam setiap kegiatan gereja, dikarenakan kesibukan yang dimilikinya. Meski demikian, bila waktu sedang memungkinkan, Peter selalu menyempatkan diri untuk hadir.