Mengenai alasan mengapa hanya satu orang yang ditahan, Dedi menyebutkan bahwa dari hasil penyidikan tersangka berinisial SA diketahui orang yang pertama mengunggah berita hoaks.
"SA yang pertama memviralkan kejadian itu. Berapa ribu kali dia menyebarkan. 5.800 kali menyebarkan video hoaks. Dia ambil di berita, dipotong-potong, kasih narasi. Lalu ditambahin kata-kata," ucap Dedi.
Dedi menjelaskan, pihaknya masih mempelajari apakah ada keterkaitan para tersangka. Sampai saat ini belum diketahui apakah para tersangka memiliki keterkaitan atau saling kenal.
"Masih didalami, sekaligus menyelidiki masalah keterkaitan tujuh orang ini," tutup Dedi.
(Awaludin)