MEDAN - Penculikan Muhajir (48) dan istrinya, Suniati (50), serta anaknya M.Solihin (15) warga Gang Rambutan Dusun III, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa Deliserdang, Sumatera Utara, diduga motifnya karena dendam tentang batas tanah. Pelaku diduga kuat tetangganya sendiri dan melakukan aksinya dengan mobil Toyota Avanza warna hitam.
Menurut Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Bayu Putra Samara, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait hal tersebut. "Masih dilakukan penyelidikan guna mengejar pelakunya," ujar Putra kepada wartawan, Minggu (14/10/2018).
Petugas Polsek STM Hilir dan warga kemudian menemukan mayat yang diduga Solihin, anak korban penculikan di Dusun III, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Limau Mungkur, tepatnya Sungai Sei Blumai.
Kondisi jenazah kakinya dalam keadaan terikat dengan kain. Diduga korban sudah tewas satu minggu lalu serta ada dugaan mayat itu merupakan salah satu korban pembunuhan yang ada di Tanjung Morawa.