“Gunung Anak Krakatau tidak akan meletus seperti ibunya (Gunung Krakatau) tahun 1883. Jika ditemukan ada retakan saat ini. Itu wajar pada gunungapi pascaletusan. Percayakan pada PVMBG selaku otoritas pemantau gunungapi. Mereka punya alat, SDM, ilmu dan pengalaman,” kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitternya.
BNPB: Gunung Anak Krakatau Tidak Akan Meletus Seperti Ibunya. https://t.co/oVSamExptF
— Okezone (@okezonenews) January 4, 2019
Tahun 1883, tiga gunung api di Selat Sunda yakni Gunung Rakata, Gunung Danan dan Gunung Perbuatan meletus bersamaan. Letusannya besar dan menimbulkan tsunami besar setinggi 36 meter. Lalu gunungnya hilang. Tahun 1927, muncul Gunung Anak Krakatau. “Tidak mungkin letusan GAK akan sama tahun 1883.”
(Salman Mardira)