Diharapkan, di bawah Irjen Idham mampu untuk meningkatkan kinerja Bareskrim dalam menuntaskan kasus. Sehingga bisa mengembalikan integritas Bareskrim di hadapan publik.
"Ya kalau lihat dari jejak rekamnya dari Kapolda Sulawesi Tengah, Kapolda Metro (Jaya) tentu saja beliau seorang pemimpin. Diharapkan bisa menggerakkan bawahannya untuk merealisasikan polisi yang profesional moderen terpercaya dalam konteks penegakan hukum di Bareskrim," terangnya.
(Baca Juga: Irjen Idham Azis Jabat Kabareskrim, Kompolnas Harap Fokus Pembenahan Internal)
Kasus yang mangkrak seperti kasus teror yang dialami Novel Baswedan, sambungnya, juga harus menjadi perhatian. Ia pun meyakini pergantian tersebut merupakan salah satu upaya Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencari dan mengungkap kasus tersebut.
"Saya pikir ini adalah cara Kapolri untuk menentukan aktor intelektualnya dengan mengganti Kabareskrim itu. Jadi, saya harapkan Pak Idham ini bisa menemukan aktor intelektual dan pelaku daripada penyiraman air keras kepada Novel Baswedan karena ini sudah menjadi perhatian presdien bahkan di debat juga dibunyikan kasus ini," tuturnya.
(Arief Setyadi )