Keterangan lain, kata Tambunan beberapa pegawai yang turut hadir pada acara makan tersebut menjelaskan bahwa ada beberapa makanan yang sudah basi namun tetap disajikan.
"Kami melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga korban agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum, serta melakukan pengumpulan baket di lapangan," ungkap Tambunan.
Para korban keracunan merupakan para caddy dan keluarganya yang hadir dalam acara tersebut. Dari data sementara yang berhasil dihimpun sebanyak 42 orang yang terserang mual-mual.
"Ada 42 orang korban yang terdata sementara mengalami kondisi mual-mual," sebut Tambunan.
(Awaludin)