PATI - Partai Perindo memiliki cara unik untuk mendekati calon pemilih pemula di Pati Jawa Tengah. Mereka diajak untuk belajar keterampilan tata rias pengantin, sekaligus melestarikan budaya Jawa langsung dari pakarnya.
Terdapat sekira 60 peserta yang ikut dalam pelatihan di Desa Kajar Kecamatan Trangkil Pati. Mereka tak hanya mendapatkan materi teoretis tetapi juga langsung praktik, di bawah bimbingan perias kawakan di Pati, Jumini.
Ketua Umum Garda Rajawali Perindo (GRIND), Kuntum Khairu Basa, menyampaikan, diperlukan regenerasi bagi para perias pengantin tradisional. Sebab, kebanyakan perias pengantin telah berusia paruh baya. Padahal, merias pengantin tak hanya pada memoles wajah, tetapi juga menyangkut adat dan budaya.
"Ini penting untuk membina pada para perias. Pernikahan itu kan bisa dikatakan sebulan sekali ada, dan karakteristik budaya juga itu kan sangat melekat. Beda kabupaten juga beda sekalipun misalnya sama-sama suku Jawa tapi ada sisi lain yang mungkin ada perbedaan dalam penataannya. Di sini kita tingkatkan dalam konteks kebudayaan lokal," ujar Kuntum di sela menyaksikan pelatihan, Minggu (10/3/2019).
Caleg DPR RI itu menambahkan, tata rias pengantin juga menjadi ladang usaha yang potensial karena pangsa pasarnya selalu terbuka. Bahkan, profesi tersebut juga bisa membuka lapangan pekerjaan sehingga generasi muda tak perlu hijrah ke kota untuk mencari nafkah.