Setibanya di Desa Mendalo Indah, tepatnya di depan kantor JNE Mendalo, salah satu karyawan JNE yang telah mengenalnya, memanggil pelaku dan diajak duduk sambil ngopi. Selanjutnya, karyawan yang curiga tersebut langsung memberitahukan kepada warga lainnya melalui grup WhatsApp. Tidak lama kemudian, warga langsung mendatangi ke lokasi.
Salah seorang warga melihat tas mencurigakan yang dibawa pelaku. Usai digeledah, warga menemukan tiga unit hanphone yang tidak ketahui milik siapa.
Dalam interogasi yang dilakukan warga, pelaku selalu berbelit-belit menjawabnya. Kesal dengan perlakuan pelaku, warga ramai-ramai menghajar Sunaryo hingga akhirnya babak belur.
Beruntung, petugas Polsek Jaluko yang mendapatkan informasi tersebut datang tepat waktu, sehingga pelaku berhasil diamankan dari amukan warga lagi.