Ilustrasi
Mujiono mengatakan kegiatan fogging ini mendapat sambutan luar biasa dari warga, bahkan mereka meminta langsung agar fogging dilakukan sampai ke dalam rumah dan fasilitas umum lainnya. “Kegiatan ini sebenarnya sudah sangat ditunggu-tunggu warga, mereka sangat khawatir dengan serangan DBD ini,” katanya.
Ia mengatakan Kelurahan Gersik dan Jenebora ini merupakan daerah yang rawan penyebaran virus DBD karena merupakan daerah padat penduduk, “Selain itu, banyak rumah warga yang dibangun di atas rawa tentunya ini menjadi sarang atau tempat berkembangnya nyamuk aedes aegyti,” kata Mujiono.
Caleg DPRD Kaltim, Nurtafiin mengatakan secara umum pelaksanaan pelaksanaan fogging berjalan lancar walau cuacaa terik dan kendala mesin fogging yang beberapa kali macet. “Tidak ada masalah, kami caleg Perindo selalu bersemangat dalam menjalankan aksi sosial seperti ini,” tuturnya.
Fiin mengatakan kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dilaksanakan partai Perindo walaupun sedang tidak musim kampanye lagi, hal ini sesuai dengan keinginan masyarakat. “Mereka meminta agar fogging dan kegiatan sosial lainnya bisa terus berlanjut,” ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)