Curhat Warga Bekasi ke Perindo: Ingin Cooking Class hingga Gerobak Gratis

Wijayakusuma, Jurnalis
Jum'at 29 Maret 2019 03:04 WIB
Caleg DPR RI dari Partai Perindo, Denny Adin bersama warga Bekasi (Foto: Wijayakusuma/Okezone)
Share :

BEKASI - Caleg Partai Perindo untuk DPR RI nomor urut 2 Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta), Denny Adin bersama caleg DPRD Provinsi Dapil Jabar IX, Ayun Sri Damayanti, melakukan giat sosialisasi dan canvassing di Kampung Lubang Buaya, Desa Lubang Buaya, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Warga menyambut antusias kehadiran caleg Perindo yang menawarkan program-program bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

"Warga di sana minta diadakan pemberdayaan UMKM serta gerobak. Karena masa kampanye, kita belum bisa kasihkan gerobak. Nanti kita evaluasi, kita akan berikan gerobak dan penyuluhan UMKM," kata Denny Adin di Bekasi, Kamis (29/3/2019) kemarin.

Saat berdialog, warga yang mengeluhkan sulitnya memperoleh pekerjaan. Banyak tamatan SMK di wilayah tersebut yang hingga saat ini menganggur. Hal ini tentunya menjadi sebuah ironi, karena sebagai kawasan industri yang terbesar di Asia Tenggara, Bekasi justru dipenuhi oleh angka pengangguran yang terbilang cukup tinggi.

"Banyak pengangguran, lulusan SMK itu rata-rata banyak yang tidak bekerja. Selama ini kan SMK itu mesti bayar pelatihan lagi Rp2 juta, baru masuk kerja. Kerja disuruh nyogok lagi minimal Rp5 juta. Nah, ini yang kita mau pangkas," ujar Ketua Umum DPP Rescue Perindo itu.

Terkait masalah ini, solusi yang diberikan Perindo, yakni bekerjasama dengan pabrik-pabrik baru ataupun yang akan berinvestasi di Jawa Barat, untuk melakukan pelatihan dan sharing ilmu kepada masyarakat sekitar pabrik, sehingga menjadi terampil dan dipekerjakan oleh pabrik yang bersangkutan.

"Itulah salah satunya yang kita janjikan, bahwa SMK itu tidak hanya sekadar ijazah saja, jadi pada saat tamat itu mereka bisa langsung bekerja. SMA juga sudah punya kemampuan dan bisa langsung kerja. Sehingga mencapai 60 persen berjarak 10 kilometer itu adalah orang-orang di lingkungan kampung sana. Nah selama ini kan tidak pernah terjadi hal itu," ujarnya.

Terlepas dari kekecewaan masyarakat sekitar terhadap janji-janji yang sering disampaikan caleg parpol di wilayah setempat yang tak pernah terealisasi, Adin berharap masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada Perindo yang telah terbukti melakukan aksi nyata dengan program-program dan kegiatan sosialnya.

"Karena selama ini kan mereka sudah kebal dengan janji-janji, mereka jadi melihat kita tuh dipandang sebelah mata. Datang saat ada perlunya saja. Jadi mereka merasa dimanfaatkan buat cari suara, kemudian dilupakan. Jadi kita mencoba amanah, berjanji, berkomitmen bisa merealisasikan keinginan mereka," tutur Adin.

Mendekati hari pencoblosan 17 April 2019, kata dia, Perindo kian masif menggerakkan mesin partai hingga ke akar rumput, untuk memenangkan suara khususnya di Jawa Barat sebagai provinsi berpenduduk terbanyak di Indonesia.

"Jawa Barat ini kan salah satu lumbung yang kita cari suaranya, jadi memang targetnya Ketum itu kita raih target suara sebanyaknya di Jawa Barat. Karena Jawa Barat selain dekat dengan Jakarta, potensi untuk menangnya lebih besar," ucapnya.

"Tapi kalau untuk dapil sendiri, suara di Bekasi ini dari hasil survei kemarin, Bekasi itu cukup lumayan bagus ya, meski tidak sebagus di Karawang. Saya lihat potensinya ada. Tapi target tetap Ketum menginginkan kita berada di tiga besar," tutupnya.

Sementara, Ayun Sri Damayanti menambahkan, bahwa warga setempat sangat tertarik dengan program UMKM dan gerobak Perindo. Warga berharap program tersebut dapat direalisasikan untuk mereka bisa menambah penghasilan.

"Warga di sini sangat antusias dengan program partai khususnya gerobak Perindo, dan berharap program gerobak ini tetap dilaksanakan walaupun sudah usai masa Pileg, karena banyak pedagang di daerah ini," ujarnya.

Tandem Adin itu juga mengimbau warga sekitar agar menggunakan hak suaranya pada 17 April mendatang, dengan mendatangi TPS-TPS yang disediakan. "Kami juga mengimbau agar warga di sini tidak golput, karena hak pilih masyarakat itu manfaat ke depannya akan kembali untuk masyarakat itu lagi," kata Ayun.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya