Menurutnya program cooking class ini akan terus dijalankan meski Pemilu nantinya telah usai, sebagaimana yang diinginkan masyarakat luas. Dan inilah nantinya yang akan terus membangun dan mempererat komunikasi antara Perindo dengan rakyat.
"Intinya bahwa kita itu kan akan melukis sebuah sejarah bangsa, menulis perekonomian, tentunya tidak bisa sendiri, tintanya itu dari masyarakat. Kalau kita sudah punya pulpen dalam arti kepartaian, kalau masyarakat tidak memberikan tintanya, ya tidak akan jadi gambar. Inilah bagaimana kita akan membuat masyarakat Indonesia menjadi sejahtera," imbuhnya.
Salah satu peserta, Lestari mengungkapkan kegembiraannya mendapat ilmu memasak dari Perindo. Pelatihan yang baru pertama kali diikutinya itu diakui memberikan banyak manfaat untuk ke depannya.
"Buat pengalaman saya, buat ilmu memasak dan buat usaha biar lancar. Paling tidak buat kalau ada acara-acara, buat arisan gitu. Terima kasih Partai Perindo sudah memberikan ilmu bermanfaat, semoga terus sukses," ujarnya.
(Edi Hidayat)