(Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Jokowi Lebih Unggul Dibandingkan Prabowo di Jatim)
Kemudian, pemilih salah TPS terjadi di 51 TPS, C1 Plano tertukar antar TPS terjadi di 41 TPS, selisih DPT, DPTb dan DPK dengan surat suara digunakan dan perolehan suara terjadi di 20 TPS, pemungutan suara yang ditunda terjadi di 20 TPS, kekurangan formulir C1 terjadi di 7 TPS, money politic di 3 TPS, saksi tidak diberikan model C1 terjadi di 3 TPS, dan penundaan penghitungan terjadi di 5 TPS.
"Teknis manajemen pemilu belum maksimal terutama di kesiapan logistik," katanya.
(Arief Setyadi )