Pada momentum pemungutan suara, petugas KPPS memiliki tugas cukup berat karena harus menuntaskan perekapan seluruh hasil pemungutan suara, surat suara presiden, DPR, DPD, hingga DPRD Provinsi dan kabupaten/kota.
"Ada lima jenis surat suara, masing-masing harus direkap. Dalam kondisi yang cukup lelah mereka harus menuntaskan seluruh tahapan tanpa jeda, paling cuma istirahat untuk makan dan solat bagi yang muslim," tuturnya.
Menurutnya petugas KPPS bekerja secara penuh selama dua kali 24 jam. Mereka bekerja sejak proses distribusi logistik dilakukan panitia pemilihan distrik (PPD) sehari sebelum pemungutan suara dilaksanakan.
Pada malam hari sebelum pencoblosan mereka pun harus berjaga-jaga memastikan bahwa logistik yang diserahkan PPD aman hingga pemungutan suara dimulai. Selanjutnya, mereka pun bekerja penuh menyelenggarakan pemilu hingga hasil pemungutan suara selesai dan diserahkan kepada PPD.
"Paling tidak selama dua hari dua malam mereka tidak bisa tidur nyaman, sebelum seluruh tanggungjawabnya selesai," ujar Rustam lagi.