JAKARTA - DPP Partai Perindo akan mengupayakan dua orang caleg yang sempat bersiteru di Surabaya, Jawa Timur, yaitu Rudi Wibowo dan PS untuk saling berdamai. Langkah itu ditempuh agar permasalahan itu tidak terus berlanjut ke ranah hukum.
"Jadi upaya untuk mendamaikan ini akan kita tempuh, agar problem ini tidak terus menerus berlanjut," kata Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq di kantor DPP Perindo, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).
Sebagai informasi, kejadian itu bermula saat PS memanggil Rudy ke rumahnya di Perumahan Dian Istana Surabaya, Jumat, 19 April 2019 malam untuk klarifikasi soal perolehan suara keduanya. PS mencurigai Rudy mengambil suaranya, dan akhirnya bentrok antar keduanya tak bisa terhindarkan.
Menurut dia, peristiwa itu bisa terjadi lantaran setiap caleg yang berkontestasi di pileg tak menyiapkan saksi-saksi untuk mengawal suaranya masing-masing.