Selain itu, Dedi menyatakan, dari ratusan massa aksi itu mayoritas memang erasal dari luar Jakarta. Paling banyak berasal dari Jawa Barat dan Banten.
"Mayoritas berasal dari Jawa Barat dan Banten," ujar Dedi.
Ratusan tersangka ini, lanjut Dedi, masih dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Penyidik masih menyelidiki peran masing-masing tersangka. Dari hasil penyelidikan tersebut, nantinya akan diketahui aktor intelektual dalang kericuhan aksi kemarin.
"Biar pemeriksaan tuntas dulu nanti akan ketemu aktor intelektualnya," tutur Dedi.
Baca Juga: 4 Demonstran Aksi 22 Mei Berujung Rusuh Positif Narkoba