Mensos Kirim Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa Halmahera Selatan

Muhamad Rizky, Jurnalis
Sabtu 20 Juli 2019 16:46 WIB
Mensos Agus Gumiwang meninjau korban gempa di Halmahera Selatan (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita meninjau korban gempa korban bencana gempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Tak perlu waktu lama, pihaknya langsung menginstruksikan jajarannya untuk menyalurkan bantuan senilai Rp1,3 miliar.

"Saya minta tidak sampai 24 jam bantuan sudah harus bergerak menuju lokasi terjadinya bencana agar para korban cepat terbantu khususnya berkaitan dengan bantuan permakanan dan bantuan logistik lainnya," ujar Mensos, seperti dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/7/2019).

Perintah Mensos ditujukan kepada Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Harry Hikmat langsung dilaksanakan dengan cepat untuk menyiapkan bantuan secara bertahap. Diharapkan, bantuan bisa langsung sampai kepada warga korban gempa.

Baca Juga: Polri Imbau Pemda Aktif Tangani Dampak Gempa di Halmahera Selatan 

Kepala Biro Humas Kemensos Sonny W Manalu menuturkan, Mensos sengaja datang ke lokasi gempa untuk memastikan kondisi masyarakat, pada Kamis 18 Juli. Hal itu memang kerap dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai menteri karena memang perhatiannya tinggi setiap ada bencana di berbagai daerah.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 pada 17 Juli 2019 diketahui menelan banyak korban, baik meninggal dunia, luka-luka ringan, hingga luka berat. Sementara warga yang mengungsi hampir 3.500 jiwa..

Baca Juga: BNPB: Korban Meninggal Gempa Halmahera Selatan Bertambah Jadi 6 Orang 

Adapun total bantuan yang diberikan sebesar Rp1.396.172.490 meliputi, Bantuan logistik tahap 1 Rp4.965.000; bantuan logistik tahap 2 Rp145.072.000; bantuan logistik tahap 3 Rp356.135.490; bantuan paket sembako 1.200 paket Rp300.000.000; bantuan peralatan kebersihan Rp500.000.000; santunan ahli waris Rp90.000.000.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya