JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto memastikan pemerintah melalui Konsulat Jenderal (KJRI) di Hong Kong akan terus memantau perkembangan sekitar 40 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak demo di Bandara Internasional Hong Kong.
"Kita ini kan seperti yang dikatakan negara melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, itu sudah menjadi kewajiban pemerintah," kata Wiranto di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/8/2019).
Baca juga: Jurnalis Tanya Pemimpin Hong Kong Carrie Lam: Kapan Anda Mati?
Wiranto mengatakan, pemerintah akan melakukan tindakan yang terbaik kepada puluhan WNI yang terjebak di bandara massa yang membludak tersebut. Para WNI juga telah diminta untuk menjauhi bandara.
"Mengenai langkah-langkahnya nanti secara sistematis secara teori akan memberikan yang terbaik. Kita tidak akan membiarkan warga negara kita walaupun di luar negeri mendapatkan kondisi yang membahayakan mereka," tandasnya.