Kericuhan sempat mereda saat azan salat maghrib berkumandang. Tak lama berselang, kericuhan kembali pecah dan terdengar tembakkan gas air mata bertubi-tubi dari aparat.
Massa berpakaian pelajar turun ke jalan untuk memprotes Rancangan Undang-undang (RUU) yang bermasalah. Misalnya RUU KUHP, dan lain sebagainya.
Baca juga: Rusak Mobil Polisi, 129 Pelajar Bogor yang Hendak ke DPR Diamankan
Sebelumnya, kericuhan juga terjadi saat aksi mahasiswa pada Selasa 24 September 2019. Mahasiswa menolak RUU kontroversial yang memantik respons publik. Sejumlah korban berjatuhan mulai dari aparat maupun mahasiswa.
(Awaludin)