Oded mengeluarkan surat itu lantaran menyikapi situasi keamanan, ketertiban dan ketentraman serta kondusifitas kota Bandung. Gerakan kelompok anarko dinilai mengarah kepada anarkisme, radikalisme yang bersifat anti pemerintahan.
"Meningkatkan sinergi dari aparatur keamanan, pemerintah, kepala sekolah, pimpinan perguruan tinggi untuk menjaga kerekatan sosial dan keamanan lingkungan berkaitan dengan munculnya kelompok anarko," ujarnya dalam surat edaran.
Ia pun mengajak agar masing masing pimpinan kewilayahan untuk membuat testimoni dan seruan baik melalui video, spanduk, media sosial menolak paham anarko, radikalisme dan anarkisme.
(Awaludin)