Tetapi perhitungan warga salah. Menurut Karim, lokasi yang biasa dijadikan lokasi mengamankan barang berharga, pada tahun ini ikut terendam banjir.
Alhasil, motor dan mobil warga direndam oleh banjir. "Masyarakat kan sudah biasa, pikir masyarakat tahun tahun ini banjir kan hanya semata kaki, sedengkul gitu kan jadi masyarakat biasa saja," tutur Karim.
"Naik-naikin motor naikin barang ke tempat mereka biasa taruh, tiba-tiba air tidak berhenti, datang, datang, datang sampai Subuh itu air sudah mencapai segenteng sekitar 3 meter," ucap Karim mengakhiri ceritanya.
(Edi Hidayat)