SEMARANG – Jalur Pantura Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah kembali dilanda banjir hingga setinggi 70 sentimeter (cm). Akibatnya, arus lalu lintas tersendat hingga terjadi penumpukan kendaraan hingga sekira 3 kilometer.
“Ketinggian banjir sekira 60-70 sentimeter tadi sore. Kini sudah mulai surut dan ketinggian banjir sekira 50 sentimeter,” kata Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga: 30 Jembatan Putus di Lebak, Jokowi Targetkan 4 Bulan Selesai Dibangun
Menurutnya, genangan banjir terjadi di beberapa titik di antaranya di bawah jembatan Tol Kaligawe, depan RSI Sultan Agung, dan kantor lama Kecamatan Genuk. Genangan banjir paling parah terpantau di Jalan Pantura Kaligawe KM 6.
“Malam seperti jam segini kan bus-bus banyak yang berangkat ke Jakarta, jadi terjebak macet. Banyak pula truk dan kendaraan roda yang turut dalam antrean panjang itu,” ujarnya.
Genangan banjir mulai terjadi sejak sore setelah hujan deras mengguyur. Badan jalan mulai tergenang air hingga kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan. Sejumlah kendaraan pun mogok setelah memaksakan menembus genangan air.
“Ini banjirnya di kiri dan kanan. Jadi, di dua jalur baik yang arah ke Demak maupun ke Semarang,” tuturnya sembari mengatur arus lalu lintas.
“Pengendara diimbau selalu berhati-hati karena banjir cukup tinggi. Jika tak ingin terjebak banjir bisa melalui jalur alternatif yakni, Jalan Wolter Mongisidi baik yang arah Semarang maupun ke Demak,” katanya.
Baca Juga: Banjir Jakarta Bisa Diatasi dengan Pengendalian Air Terpadu, Ini Penjelasannya!
(Arief Setyadi )