DEPOK - Bus Pariwisata PO Purnamasari bernomor polisi E 7508 W yang membawa kader Posyandu dari 13 RW di Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kota Depok, mengalami kecelakaan tunggal di Subang, Jawa Barat.
Sebanyak delapan orang dinyatakan tewas, dengan rincian satu sopir dan tujuh penumpang. Sedangkan puluhan lainnya mengalami luka berat maupun ringan.
Baca Juga: Korlantas Polri Akan Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Subang
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad mengatakan, nantinya seluruh jenazah yang dijemput dengan ambulans akan dibawa ke posko di Kelurahan Pondok Terong untuk didata. Setelah itu, sebelum dikembalikan ke pihak keluarga, terlebih dahulu di salatkan di Masjid Assobariyah, Kecamatan Cipayung.
"Kami jajaran Pemkot Depok bersama warga Kota Depok sudah siap menunggu di Masjid Assobariyah untuk mensalatkan jenazah yang menjadi korban kecelakaan. Usai disalatkan, baru jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," ucap Idris kepada wartawan, Minggu (19/1/2020).
Saat ini pengurus Masjid Assobariyah dibantu warga sekitar masih merapihkan bagian dalam dan luar masjid, nantinya tujuh jenazah asal Depok yang menjadi korban kecelakaan akan disalatkan terlebih dahulu.
Wali Kota Depok Muhammad Idris Abdul Somad terlihat sudah berada di dalam masjid, dengan mengenakan pakaian serba hitam dan peci hitam. Idris tiba di masjid sejak pagi tadi.
Rencananya orang nomor satu di Kota Depok tersebut akan memimpin langsung atau jadi imam salat jenazah, setelah itu barulah jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menuturkan bahwa pihaknya mengerahkan 15 ambulans dan sejumlah personel gabungan dari Dinas Kesehatan, Damkar dan Dinas terkait ke RS Ciereng, Subang.
"Kami kerahkan 15 ambulans untuk jemput para korban selamat maupun jenazah. Mereka berangkat bersama camat, lurah, petugas kesehatan, dan damkar ke sana," kata Pradi.
Sebelumnya dikabarkan insiden kecelakaan Bus Pariwisata PO Purnamasari nomor polisi E 7508 W terjadi di Jalan Raya Subang-Bandung tepat turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu 18 Januari 2020.