"Keberagaman lebih dari sekadar kekayaan nasional, namun sudah merupakan roh bagi bangsa ini. Pada gilirannya, Tahun Baru Imlek tak hanya menjadi perayaan bagi saudara-saudara kita keturunan Tionghoa, namun juga seluruh elemen bangsa," ungkapnya
Baca Juga : Hujan Tak Surutkan Umat Konghucu Beribadah di Tahun Baru Imlek
Mantan Ketua DPR RI ini mengingatkan, pentingnya merenungkan bersama bahwa dalam dinamika pemilu serentak yang berlangsung tahun lalu, telah membuat polarisasi yang tajam di tengah kita semua. Setiap perbedaan menjadi perdebatan, politik identitas dan sikap- sikap intoleran semakin mengemuka. Di tingkat masyarakat sempat muncul kekhawatiran tentang masa depan kebersatuan kita di rumah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di beberapa daerah tertentu ada yang mengeluhkan bahwa kelompok primordialnya diperlakukan tidak adil, tetapi pandangan itu ditolak oleh kelompok lain dengan mengatakan justru pihaknyalah yang diperlakukan tidak adil.
"Karenanya, saya mengajak seluruh elemen bangsa ini, untuk terus merawat kebhinekaan bangsa dalam bingkai Pancasila, dan Perayaan Tahun Baru Imlek bisa dijadikan momentum untuk secara bersama-sama membangkitkan kesadaran pentingnya toleransi di antara sesama anak bangsa," tutur Bamsoet.
(Erha Aprili Ramadhoni)