Sementara Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Mulyo Hadi Purnomo mengatakan acapkali melihat kelemahan ada di program sinetron yang terburu-buru dalam produksi karena kejar tayang. "Mungkin karena sosok (polisi) cuma tempelan, maka mereka tidak perlu memahami secara baik itu akan akan membuat persepsi yang negatif di masyarakat" ujarnya.
Baca Juga : KPK Tetapkan 14 Mantan Anggota DPRD Sumut Tersangka Penerima Suap
Hadi mengatakan rumah produksi harus menghargai etika profesi seperti kepolisian. Kalau misalkan dalam tayangan ada polisi yang dilecehkan, tokoh itu dibully makan akan diberikan sanksi.
"Sebelum jatuhkan sanksi, kami undang terlebih dahulu, kita peringatkan itu ada yang salah dalam tayangan," kata Hadi.
(Angkasa Yudhistira)