Hidayat diberikan kepercayaan untuk memimpin doa sebelum jenazah Gus Sholah diterbangkan ke Jawa Timur untuk selanjutnya dimakamkan di Ponpes Tebuireng.
"Saya juga enggak tau. Spontan mimpin doa. Kemarin sore saya jenguk Beliau di RS. Saya pikir doa kita semua sama agar almarhum khusnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan, dan kita semua diberi kekuatan untuk melanjutkan perjuangan Beliau," ucapnya.
Baca juga: Kenangan UAS Bersama Gus Sholah: Berencana Serahkan Disertasi
Sebagai informasi, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus putra pahlawan nasional Kyai Wahid Hasyim mengembuskan napas terakhir di usia 78 tahun sekira pukul 21.00 Minggu 2 Februari 2020, setelah menjalani perawatan di RS Harapan Kita Jakarta.
Ulama dan cendekiawan itu akan dimakamkan di kompleks Ponpes Tebuireng.
(Qur'anul Hidayat)